1.04.2010

New Katalog Hijriyah Busana Muslim Attaqi

Bersamaan dengan datangnya tahun baru hijriyah 1431 dan tahun baru 2010, Busana Muslim Attaqi menghadirkan model-model terbarunya. Dengan desain yang lebih menarik dan bahan yang semakin berkualitas tentunya akan menjadikan penampilan kita lebih anggun dan elegan. Dan pastinya, di tahun baru ini kita bisa tampil dengan model terbaru busana muslim attaqi.

Seiring dengan datangnya tahun baru ini juga, segenap Manajemen Busana Muslim Attaqi menyampaikan selamat tahun baru. Semoga kita senantiasa dikarunia anugrah rahmat dan nikmat dari Allah SWT dan semakin dimudahkan dalam menggapai cita-cita kita.

Tak lupa, kami juga menyampaikan BERIBU-RIBU TERIMKASIH kepada seluruh mitra kami di nusantara ini dan di beberapa negara tetangga atas kebersamaan dan nkepercayaannya selama ini. Semoga Allah meridhoi kita semua. Amiin.

Alhamdulillah, sejak diluncurkannya model terbaru ini bulan yang lalu, permintaan Busana Muslim Attaqi semakin banyak. Baik dari dalam negeri maupun dari mitra kami yang ada di beberapa negara tetangga. Namun kami juga mohon ma'af karena tidak semua permintaan bisa kami penuhi karena memang produksi masih terus berjalan secara bertahap. Semoga di lain waktu, permintaan saudara terpenuhi seiring dengan tuntasnya proses produksi.

Nah, sesuai dengan komitmen kami untuk senantiasa memberikan pelayanan yang baik kepada para mitra kami, insyaallah dalam waktu dekat akan kami luncurkan "sistem kerjasama" baru. Tentunya yang lebih baik dan menguntungkan, insyaallah.

Bagi yang ingin menjadi reseller dari busana muslim attaqi, silahkan menghubungi kontak berikut ini | e-mail : attaqibusana@gmail.com | SMS/Call : 08155 123 832 | webblog : www.busanamuslim-attaqi.blogspot.com |

Salam Sukses Indonesia !
Naritha Vermasari
Busana Muslim Attaqi | Dienazty Fashion Center

11.07.2009

HIKMAH DAN KELEMBUTAN

Pada suatu hari seorang pemuda yang sedang dalam keadaan darah mudanya bergelora datang menemui Rasulullah SAW. Tiba-tiba ia berkata, “Ya Rasulullah, ijinkanlah aku melakukan perzinaan!”

Para sahabat tentu saja amat marah mendengar kelancangan anak muda itu. Namun Rasulullah SAW menghadapinya dengan tenang dan bijaksana. Beliau minta kepada semua yang hadir di majelis itu supaya tenang. Kemudian beliau meminta kepada anak muda itu agar maju mendekatinya. Beliau menghadapinya seperti seorang guru menghadapi muridnya, atau seperti seorang dokter menghadapi pasiennya.

Kemudian Rasulullah SAW bertanya kepadanya, “Wahai anak muda, apa yang kau inginkan ?”
Pemuda itu menjawab dengan perkataan yang sama, “Ya Rasulullah, ijinkanlah aku melakukan perzinaan…!”

Rasulullah tidak mengiyakan dan juga tidak melarang keras tindakannya, tetapi beliau bertanya kepadanya, “Wahai anak muda, sukakah kamu kalau perbuatan itu terjadi pada ibumu?”
Si pemuda terhentak dan menjawab tegas, “Tentu tidak, ya Rasulullah.”

Rasulullah bertanya lagi, “Apakah kamu senang bila perbuatan itu dilakukan oleh saudara perempuanmu ?”
Pemuda itu menjawab lagi, “Tidak, ya Rasulullah”

Sekali lagi Rasulullah bertanya dengan lembut, “Atau apakah kamu ridho bila perbuatan itu terjadi atau dilakukan oleh saudari ibu atau saudari ayahmu ?”

Pemuda itu diam, tertunduk sejenak, dan kemudian dia berkata kepada Rasulullah dengan perasaan sedih dan menyesal, “Ya Rasulullah, do’akanlah aku…” Maka Rasulullah SAW langsung mendo’akannya. Ucapnya :

“Ya Allah, lindungilah farjinya, sucikan kalbunya, dan ampunilah dosanya”

Pemuda itu berkata, “Ketika aku keluar dari majelis itu, rasanya tidak ada seorang pun di muka bumi ini yang lebih aku cintai lebih dari cintaku kepada Rasulullah SAW”

Create your own banner at mybannermaker.com!