7.16.2008

Undangan Seminar Bersama Aa Gym


Tadi malam suami membawakan undangan seminar bersama KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) yang diselenggarakan oleh Pramita Utama.

Berbeda dengan biasanya, kali ini Aa Gym tidak membawakan tema pengajian tetapi khusus membahas tema bisnis berbasis spiritual khususnya bisnis Laboratorium Klinik.

Terakhir, saya mendengar Aa Gym saat beliau hadir di acara Kick Andy beberapa bulan yang lalu. Dengan gaya yang khas beliau menceritakan berbagai hal termasuk hikmah dari peristiwa yang dialaminya akhir-akhir ini.


Bagi rekan-rekan yang tertarik dengan tema ini ataupun ingin menambah tali silaturrahim, tidak ada salahnya untuk menghadiri acara ini. Insyaallah akan dilaksanakan pada hari Ahad 20 Juli 2008 jam 08.00 Wib di Auditorium Indosat, Jl. Kayun No. 72 Surabaya. Hubungi panitianya yah he..he…


Bagi para entrepreneur, ini adalah acara yang sangat menarik untuk diikuti. Pertama, tema yang dibahas adalah sisi lain dari dunia entrepreneur. Kedua, yang menyampaikan adalah orang (Aa Gym) yang selama ini aktif sebagai entrepreneur yang membangun bisnisnya dari bawah sampai pesat seperti sekarang ini. Ketiga, tentunya banyak orang yang akan hadir, siapa tahu ada diantaranya adalah calon customer/mitra kita. Karena kata Pak Tung, Marketing itu adalah Menawarkan.


Jadi, sayang kalau dilewatkan……


Warm Regard
dr. Naritha Vermasari

Dienazty Fashin Center


7.15.2008

Busana Muslimah Menang dalam Kontes di Ukraina

dakwatuna.com - Kiev, “Sungguh, saya harus mengungkapkan perasaan dan kegembiraan saya, bahwa busana muslim mendapat tempat terhormat, terutama pakaian untuk muslimah. Busana muslim mampu berpartisipasi dan bersaing dengan mode busana lainnya.”


Itulah ungkapan seorang Olga (25 tahun), ia sungguh percaya diri dan bangga dengan busana muslim Ukraina. Di mana ia berbahagia mampu mengikuti dan memperkuat kontes mode busana resmi. Ia sendiri sebelumnya tidak berpikiran bahwa di Eropa busana muslim mampu bersaing.


Olga telah mengikuti kontes busana yang diselenggarakan oleh Kementrian Urusan Rumah Tangga dan Pemuda, untuk memilih mode terbaik bagi pemuda-pemudi, yang diselenggarakan pada hari Ahad pekan lalu. Diikuti sekitar seribu lima ratus (1500) peserta. Dengan kategori sepuluh (10) jenis busana. Seperti busana pengantin, gaun malam, baju olah raga, baju renang Islami, dan lain-lain.


Olga menyatakan bahwa kesertaannya dalam ivent ini terbilang mengejutkan bagi para peserta dan hadirin. Mereka terkejut, karena inilah kali pertama digelar kontes dalam sekala besar dan resmi di Ukraina yang diikuti mode busana muslim.


Olga adalah seorang muallaf, masuk Islam semenjak empat tahun lalu di Islamic Centre di Kiev, Ibu Kota Ukraina. Setelah masuk Islam ia serius menggeluti dunia mode muslim, terutama busana muslimah. Keseriusan ini mendapat dukungan dari Islamic Centre dan mendapatkan respon positif dari komunitas muslim di kota-kota Ukraina.


Ternyata kesuksesan Olga tidak datang tiba-tiba. Ia pernah ragu untuk menampilkan mode busana muslim yang menutupi semua anggota badan kecuali muka dan telapak tangan saja. Ia ragu, karena boleh jadi mode seperti itu hanya menjadi bahan olokan dan tertawaan oleh mereka yang bukan muslim, mereka tidak tahu mode busana muslim, dan sebab mengapa harus menutupi semua anggota badan. Karena tradisi dan mayoritas yang berlaku di Ukraina dan negara-negara Eropa, juga Barat berbeda dengan jenis mode yang menutupi badan ini.


Namun, panitia penilai dari Kementrian Urusan Keluarga dan Pemuda welcome terhadap Olga, bahkan memotivasinya, sehingga hilang rasa ragunya. Ia menyatakan, “Sungguh, di luar dugaan saya, ketika para peserta dan hadirin mendukung mode saya. Mata mereka terpusat pada peragaan busana karya saya. Yang menambah kegembiraan saya adalah, mereka memesan dan membeli produk mode busana saya.” Subhanallah!


Olga mampu melewati tahapan kontes, sehingga hanya diikuti dua puluh peserta saja. Dari kedua puluh itu, ia meraih peringkat ketiga. Peringkat ini menurutnya sebagai “Permulaan Baik” dan ia berharap dalam kontes berikutnya jauh lebih baik dan memuaskan.


Model Figur Muslimah

Dari hasil pengalaman ini, terutama masyarakat yang menyaksikan adanya diskriminasi minoritas, Dr. Isma’il Al Qadhi, Ketua Persatuan Ikatan Sosial, sebuah lembaga terbesar yang peduli dengan urusan minoritas muslim, ia berkomentar:


“Bahwa Olga menjadi model bagi pribadi muslim yang percaya diri, pribadi yang mampu berdiri sejajar dengan non muslim. Pribadi yang mampu menyakinkan bahwa Islam adalah agama yang tidak perlu ditakuti lagi sebagaimana sebagian orang di Barat melihatnya demikian. Bahkan Islam adalah agama yang moderat, memudahkan, yang mencakup seluruh segi kehidupan. Dan keberhasilan Olga ini menjadi bukti bahwa apa yang dibawa Islam memberi dampak positif dan bermanfaat bagi setiap tempat dan segala waktu.”


Al Qadhi yang juga ketua Islamic Centre di Kiev, Ibu Kota Ukraina ini menambahkan, “Kami selalu mengajak setiap muslim, terutama muslim pribumi, agar berkiprah dan berperan positif di tengah-tengah masyarakat Ukraina. Untuk membuktikan bahwa Islam itu benar agama yang menebar kasih sayang, cinta, kedamaian, toleransi dan interaksi sosial yang saling menghormati.”


Di Ukraina, penduduk muslim berjumlah dua (2) juta jiwa, dari jumlah total penduduknya empat puluh enam (46) juta jiwa. (io/ut)


Create your own banner at mybannermaker.com!